






Perkampungan tenaga surya adalah sebutan yang paling cocok untuk kota Freiburg di Jerman. Semua rumah (yang berjumlah 58 unit) hingga perkantoran dalam proyek ini, semuanya menggunakan tenaga matahari sebagai sumber listrik mereka. Sehingga tak heran jika dianggap sebagai proyek pemukiman tenaga surya paling modern di Eropa.
Pada Kompetisi Inovasi yang diselenggarakan oleh majalah Real Estate Manager, proyek ini meraih hadiah pertama. Perancang proyek ini, Rolf Disch, memfokuskan disain dan layout-nya untuk memaksimalkan penggunaan sinar matahari, seperti misalnya teras rumah yang menghadap ke arah selatan dan jarak antara gedung diatur sedemikian rupa sehingga memungkinkan panas dari matahari mengenai rumah secara tidak langsung.
Dengan kata lain layout proyek ini dirancang berdasarkan arah orientasi matahari pada daerah tersebut.

Disaat musim panas tiba, sinar matahariyang sangat terik tidak sampai masuk kedalam rumah, namun ketika musim dingin tiba, sinar matahari dapat masuk kedalam rumah dan berfungsi sebagai penghangat pasif.
Energi listrik dihasilkan oleh panel-panel surya atau disebut juga panel pv (photo-voltaic) ditempatkan pada atap bangunan.Energi tersebut disimpan dalam jaringan panel dan bila diperlukan dapat diekstrasi.
Sedangkan energi panas yang dihasilkan pemanas air tenaga surya dimasukkan kedalam tabung-tabung, dan kemudian dimanfaatkan sebagai pemanas air dan pemanas ruangan.
sumber : http://www.edisonkuo.com/eb/2009/11/perkampungan-tenaga-surya-di-jerman/

![]() |
| Tidak yakin alasan si pembuat menyebutkan sebagai rumah tetapi menurut kami ini adalah sebuah ruangan serba guna atau bisa juga untuk rumah darurat bagi korban bencana alam. House Arc yang dibuat oleh Bellomo Architects adalah sebuah bangunan dengan sistim modul yang bisa dipasang sendiri oleh siapapun dengan mudah. House Arc sendiri pada saat belum terpasang, mempunyai dimensi yang cukup kecil sehingga memudahkan dalam pengiriman ke suatu tempat. |
![]() |
| Dalam keadaan terpasang, House Arc mempunyai luas sekitar 13 m2 dengan ukuran 121 x 304 x 91 cm dan juga bisa digabung dengan beberapa House Arc. Untuk beratnya juga cukup ringan yaitu sekitar 1.360 kg karena menggunakan bahan kayu dan besi pipa sebagai tiang-tiangnya. House Arc juga telah dilengkapi dengan panel surya di bagian atapnya sehingga bisa menghasilkan energi listrik dimana hal ini tentu sangat berguna bila House Arc ditempatkan di daerah bencana yang memang sedang kesulitan pasokan listrik. Sebenarnya House Arc menurut kami juga cocok untuk ruang tambahan di rumah anda, sama seperti dengan OfficePod atau ArchiPod. |
![]() |
![]() |
![]() |
[BAGUS] 10 Alasan Wanita Enggan Berjilbab dan Bercadar !
minum air putih ga boleh sebelum makan !!
Untuk mengurangi makan berlebih banyak orang minum air terlebih dahulu sesaat sebelum makan. Sebaiknya hilangkan kebiasaan itu, jika ingin minum sebelum makan lakukanlah satu jam sebelum waktu makan.
Mengonsumsi air terlalu banyak tepat sebelum makan memang membuat Anda kehilangan nafsu makan karena lambung menjadi penuh. Tapi minum air sesaat sebelum makan akan membuat proses penyerapan makanan oleh enzim menjadi lebih sulit.
Karena air yang diminum butuh waktu 30 menit mengalir dari lambung menuju usus. Sehingga jika minum sesaat sebelum makan, belum sempat air menuju usus sudah ditambah dengan makanan yang membuat enzim bekerja lebih sulit.
Profesor Hiromi Shinya MD, pakar enzim yang juga guru besar kedokteran di Albert Einstein College of Medicine AS, seperti dikutip dari karangannya, 'The Miracle of Enzyme', Sabtu (20/2/2010), menyarankan agar minum air putih dilakukan 1 jam sebelum waktu makan.
Seperti halnya tanaman, menurutnya ada periode yang baik untuk minum karena pengairan yang berlebihan pada tanaman akan membuat tanaman menjadi busuk dan layu. Sehingga ada periode waktu yang sesuai untuk tubuh minum air.
Cara ideal untuk mencukupi kebutuhan air untuk tubuh adalah:
1-3 gelas saat bangun tidur pada pagi hari
2-3 gelas, 1 jam sebelum makan siang
2-3 gelas, 1 jam sebelum makan malam.
sumber : kaskus.us